Kamis, 17 Desember 2015

MAU HIDUP BERKARAT atau BERMANFAAT?

Coba kamu pikir sejenak, apakah akhir-akhir ini kamu memantau pemberitaan tentang lowongan pekerjaan?

Apakah kamu termasuk orang yang suka berburu pekerjaan sampai ke pelosok-pelosok kota?

Lalu, apakah kamu termasuk orang yang demen ikutan jobfair alias ahlul job fair?

Jika ternyata kamu sudah lulus, sudah bergelar sarjana, tapi belum juga diterima kerja dimanapun, apakah masih terus memaksakan diri melamar pekerjaan atas nama ikhtiar hidup?

Apakah gelar sarjana saja cukup untuk membiayai hidupmu dan kelak keluargamu? Istri anakmu? 


Pernah mendengar bahwa 9 dari 10 pintu rezeki berasal dari perdagangan? Apakah kamu lupa?

Kalau ternyata bergantung pada 1 pintu rezeki saja sudah cukup untukmu, maka lakukanlah..

Tapi ketika ternyata kamu merasa bahwa kamu memiliki potensi untuk melalui 9 pintu rezeki, apakah kamu masih akan bertahan di satu pintu? Mau bertahan selamanya? Iya, bertahan atas nama kesabaran, mau?

Sebagai contoh kecil saja, misalnya ketika kamu sudah terketuk hati (tepatnya mengetukkan hati) untuk berhaji, menunaikan ibadah penyempurna seorang muslim, kamu melihat fenomena saat ini. Untuk menunaikan ibadah haji reguler ternyata membutuhkan penantian hingga belasan tahun. Iya, kalau umur kita masih cukup sampai sana, kalau enggak, gimana?

Coba pikirkan ketika kamu bisa berhaji lebih cepat, apakah kamu nggak lebih bahagia? Apalagi kamu bisa menghajikan orangtuamu? Iya, mumpung beliau masih ada, apakah kamu nggak pengen memberikan baktimu sampai di level itu? Bukankah itu impian setiap anak untuk orangtuanya, kan?

Banyakin istighfar, Gaes. Mohon ampun kepadaNYA atas segala khilaf yang selama ini kita kerjakan.

* * *

Coba renungkan, mulai sekarang kamu gunakan aset yang kamu miliki untuk berkarya dengan gayamu sendiri. Laptopmu, smartphonemu, sepeda motormu itu merupakan sebagian kecil aset produktif yang kamu miliki. Iya, itu namanya aset dan kamu memilikinya namun sebagian besar dari kamu belum sadar bahwa itu semua bisa membantumu mendatangkan rezeki kepadamu. 

Sudah banyak contoh nyata orang-orang yang suka mainan laptop dan internet, lalu dia berhasil mencapai hasil jutaan rupiah setiap hari. Hanya dari bekal memanfaatkan akun social media. Bekalnya mainan laptop dan internet. Setiap hari bisa nyantai di rumah kayak pengangguran. 

Bisa jadi kamu berada di lingkungan yang maaf, kiri dan kananmu tergolong orang-orang yang bingung besok mau makan apa. Kamu sendiri seorang mahasiswa atau karyawan kantoran dengan gaji yang menurutmu pas-pasan untuk makan bulanan. Apakah kamu rela melihat tetangga di kanan dan kiri rumahmu seperti itu seterusnya? Untuk makan besok pagi saja mereka kebingungan sampai mereka nggak kepikiran untuk berlibur melepas segala keletihan rutinitas.

Ada sebuah doa dari orang bijak bahwa dia minta pertolongan Tuhan agar menjadi kaya, agar dia bisa berbagi sedekah dengan jumlah yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tujuan yang ingin dia capai adalah manfaat. Iya, jika emas itu kadarnya karat, maka manusia itu kadarnya manfaat.

Coba bayangkan ketika kamu hanya terjebak pada rutinitas sehari-hari, secara nggak sadar kamu akan terbentuk menjadi pribadi yang acuh terhadap lingkungan sekitarmu, egomu akan semakin meninggi karena memikirkan dirimu sendiri, misalnya untuk bisa mencapai jabatan tertentu di atas sana kelak. Apakah kamu rela menjadikan dirimu seorang pribadi yang seperti itu?

Mohon maaf ya, Gaes, tulisan ini bukan untuk menyerang siapapun dengan latar belakang apapun. Tulisan ini hanya untuk menjadi renungan buat kamu, iya, kamu yang membaca tulisan ini. Apakah mau menyerah dengan keadaan atau mau berbuat hal yang lebih sesuai potensi kita masing-masing.

Sadar atau nggak, segala apa yang ada di muka bumi ini terjadi karena kehendakNYA. Jadi, bukan hal kebetulan ketika kamu dituntunNYA untuk membaca tulisan ini sampai di kalimat ini. Maka syukurilah segala nikmat dan karuniaNYA.

Yuk kita sama-sama memperbaiki ibadah kita. Benteng hidup kita adalah agama, pedoman hidup kita adalah kitab suciNYA. 

Jika kamu berminat untuk belajar dari seorang praktisi dunia online marketing, silakan kontak Pin: 2A3E37xx atau telepon dan SMS ke nomor 0857-2676-xxx. Seat terbatas untuk 250 peserta saja. Event pembelajaran ini kemungkinan hanya dilaksanakan sekali saja di Hotel Horison Pekalongan tanggal 25 Desember 2015. 

Sebuah fakta menarik. Sadar atau tidak, kamu yang sudah membaca informasi ini, bahkan sampai pada paragraf ini, artinya kamu tertarik pada isi tulisan ini.

Betul?

Hehehe.. 

Jadi, ngapain berlama-lama mikir sesuatu yang belum pasti, segera amankan jatah kamu untuk belajar bareng seorang praktisi asli dari Pekalongan yaitu Mas Yodhia Antariksa, seorang konsultan manajemen yang membiasakan diri berbagi di website www.strategimanajemen.net yang beliau kelola. 

Beliau juga aktif berbagi di akun twitter.com/strategi_bisnis yang gaya bahasanya Pekalongan banget. Kepoin saja profile beliau melalui website atau bahkan ketiklah nama Yodhia Antariksa di mesin pencari Google misalnya, lihat apa yang akan kamu dapatkan.

Silakan kepo juga akun resmi NET.tv, ada beliau di Indonesia Morning Show. Cek rekamannnya di sana. Kalau nggak sabar, ini aku kasih video rekamannya. Perhatikan mimik muka, gesture dan gaya bertutur serta konten yang beliau sampaikan. 

IMS - Yodhia Antariksa



Mohon maaf, acara sudah selesai. Terimakasih. 

"Cerdas dan cepatlah bertindak sebelum usiamu habis dimakan pikiran bimbangmu." - @HakimJASA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar