Jumat, 20 April 2018

Anda Mau TRIAL & ERROR Menghabiskan Waktu, Tenaga dan Uang Sampai Berapa Banyak Lagi?

Yes...

Saya lengkapi pertanyaan di atas, ya...

"Coba dipikir secara jernih, kalau sudah ada FORMULA TOKCERnya, Anda mau TRIAL & ERROR menghabiskan waktu, tenaga dan uang sampai berapa banyak lagi?"

[Akhirnya Buku Buka Langsung Laris Dicetak Lagi!]


Sudah tahu buku Buka Langsung Laris (BLL), karya Jaya Setiabudi?




Setelah sempat kosong hampir setahun, buku BLL yang telah terjual puluhan ribu copy , kini dicetak ulang.

Apa sih resep rahasia Buka Langsung Laris?

1. Bidik Pasar Potensial; menemukan celah pasar yang tak terlihat orang lain.

2. Produk Ngangenin; menciptakan produk yang ingin memuaskan pelanggan.

3. Merk yang Ngetop; bagaimana merek Anda akan menjadi yang pertama muncul di benak pelanggan.

4. Kemasan Pertama Diambil; kemasan menarik yang membuat orang akan langsung membeli produk Anda.

5. Saluran D=P; memasarkan produk tidak perlu merogoh kocek sendiri.

6. Penyebar Virus; kekuatan produk Anda yang menyebar dengan sendirinya.

7. Pengungkit Konversi; bagaimana menaikkan penjualan Anda berkali-kali lipat.


Waduh, kalau semuanya dibahas dalam satu buku, pasti bukunya mahal! Kata siapa?



Saat ini ada PROMO paket DVD & Buku Buka Langsung Laris.
Harga normal memang Rp 1̶8̶9̶.̶0̶0̶0̶, tapi Harga PROMO hanya Rp 150.000 saja.

Cek infonya DI SINI ➡ bit.ly/caralarismanis

Coba dipikir secara jernih, kalau sudah ada FORMULA TOKCERnya, Anda mau TRIAL & ERROR menghabiskan waktu, tenaga dan uang sampai berapa banyak lagi?

Kabar baiknya, kalau Anda mau beli terpisah pun bisa.

Misalnya Anda suka baca buku, silakan pelajari materinya di Buku Buka Langsung Laris. Harganya Rp 89.000 aja,
KLIK ➡ http://yuk.bi/yb9ge5cbcl




Mungkin sebagian besar orang lebih suka menonton video karena dianggap lebih menarik. Jadi jangan khawatir, bagi Anda yang tak suka membaca buku, BLL juga tersedia dalam format DVD.



Harga DVD Buka Langsung Laris hanya Rp 100.000
KLIK aja ➡ http://yuk.bi/ybrriyrzs1

Kalau masih RAGU, silakan baca TESTIMONI berikut ini:






 Paket Buku & DVD Buka Langsung Laris


Kesimpulannya, Anda nggak harus beli dan pelajari materi-materinya sekarang juga, tapi coba Anda pikir lagi secara jernih:

"Anda mau TRIAL & ERROR menghabiskan waktu, tenaga dan uang sampai berapa banyak lagi?"

Senin, 09 April 2018

Urusanku Dengannya Belum Selesai

Mukena Larizka Official

Jum'at sekitar jam 11.15 aku bergegas memarkir sepeda motor di Stasiun Pekalongan.

Aku sedang berburu tiket menuju ke Bandung. Terburu-buru waktu itu. Salahku tak segera memesan tiket jauh-jauh hari yang lalu, kini aku harus berjibaku dengan keterbatasan tiket dan waktu.

Sasaran utamaku adalah loket pembelian tiket hari itu. Jadwal bidikanku Jum'at malam Sabtu. Malam harinya aku memang harus sudah berada di kereta jurusan Pekalongan - Bandung. Dua hari berikutnya ada agenda yang penting untuk ku ikuti.

Begitu berada di loket yang ku tuju, sayang seribu sayang, sang petugas menolak pembelianku melalui loket. Ia beralasan jadwal keberangkatan masih lama yakni untuk malam harinya, sedangkan antrian di loket masih sekitar 20an orang, lalu tiket kereta yang tersedia jurusan Bandung tinggal 2 kursi saja. Petugas loket KAI merekomendasikanku untuk melakukan pembelian melalui online saja.

WAW!!!

Sengaja aku datang seorang diri ke loket pembelian tiket di Stasiun Pekalongan karena berharap lekas dapat tiket ke Bandung, ternyata realita berjalan lain di luar harapan.

Aku duduk sejenak di kursi area loket tiket. Ku lempar pandanganku ke sekitar. Orang-orang duduk rapi menghadap ke arah jejeran loket yang tadi ku singgahi. Pandanganku berhenti ketika menatap mesin Finnet di pojok ruangan. Mesin tersebut membelakangi sederet orang-orang tadi.

Mesin Finnet di sana untuk membeli tiket secara online. Tinggal ketik-ketik sesuai form yang tersedia, maka tiket kereta cepat kita dapat.

Begitu melihat mesin Finnet tersebut, aku gerak cepat menghampirinya. Aku cek harga tiketnya Rp 360.000, dan di dompetku ada uang Rp 400.000 tunai yang baru saja ku tarik dari mesin ATM di tempat berbeda. Uang tersebut siap ku bayarkan untuk tiketku ke Bandung hari itu.

Alhamdulillah, beres mengisi form pembelian, aku masih mendapatkan tiket ke Bandung. Tinggal pembayarannya saja. Ku pilih pembayaran Cash, lalu ku masukkan uang lembaran seratus ribu satu per satu ke mesin Finnet.

Seratus ribu pertama masuk, seratus ribu kedua masuk, seratus ribu ketiga masuk, seratus ribu keempat masuk sebentar lalu mesin Finnet memuntahkan kembali. Ku coba masukkan lagi uang seratus ribu keempat, eh, dimuntahkan kembali. Ketiga kalinya ku coba, masih sama, mesin Finnet tak mau menerima uang seratus ribu keempatku. Uang keempat tersebut memang berbeda dari ketiga uang sebelumnya, ialah uang seratus ribu yang baru.

Waktu itu sudah mendekati jadwal Sholat Jum'at dan aku masih bersitegang dengan mesin Finnet. Ia menolak uangku yang masih fresh dari mesin ATM.

Ku cari solusi. Ku lempar lagi pandanganku ke sekeliling. Orang-orang yang tadi ku lihat duduk, telah membelakangiku. Seperti ku sampaikan tadi bahwa mesin Finnet memang berada di pojok membelakangi kursi antrian tiket.

Tapi ku lihat ada seorang pria yang duduk sendiri beberapa meter dari tempatku berdiri. Ia berkacamata hitam, duduk menggenggam ponsel yang tersambung kabel charger dengan stop kontak di dekatnya. Tas besar berada di dekat kakinya. Asumsiku, pria tersebut berencana berpergian menggunakan kereta. Tanpa berlama-lama, ku hampiri pria tersebut.

"Mas, maaf..."

Pria tersebut membuka kacamata hitamnya, "iya?", tanyanya.

"Boleh saya tukar uang seratus ribu saya? Uangnya nggak mau masuk di mesin Finnet, Mas...", pintaku menyodorkan uang seratus ribu keempatku tadi.

"Wah, kok bisa, ya?", tanyanya sambil meraba-raba uang tersebut. Ia sedang mengecek keaslian uang yang ku sodorkan.

"Nggak tahu, Mas. Padahal itu baru aja saya ambil dari ATM, Mas...", ku yakinkan pria tersebut bahwa uangku asli.

Pria itu membuka dompetnya, menyodorkanku uang seratus ribu model lama.

"Maturnuwun, Mas...", ku terima uang tersebut. Pria tersebut merespon dengan senyuman.

Ku berbalik badan darinya. Bergegas ku hampiri mesin Finnet kembali. Urusanku dengannya belum selesai.

Uang seratus ribu yang baru ku tukar segera ku masukkan ke mesin Finnet. Alhamdulillah, masuk! Lega hatiku.

Setelah bukti pembayaran tiket keluar dari mesin Finnet, aku segera meninggalkan tempat itu.



Melewati pria baik hati tadi, ku bilang, "Maturnuwun, Mas. Uangnya bisa masuk...". Ia senyum lagi.

Tak ku sangka, Allah menghadirkan solusi berupa kebaikan orang yang tak kukenal dan tak mengenalku.

Biar semakin lega, langsung aku cetak tiket ke Bandung di mesin printer kecil di dekat pintu masuk keberangkatan. Tinggal masukkan kode booking dari bukti pembayaran yang ada di struk mesin Finnet, dan tiket fisiknya aku pegang tak lama kemudian.

Meski sudah lega urusan tiket keberangkatan, tapi tetap saja aku pulang terburu-buru Jum'at siang itu. Jam sudah menunjukkan angka 11.40 WIB.

Jumat, 06 April 2018

Artikel Khusus Buat Juragan, Berisi Rahasia Bagaimana Bikin Jualan Laris

Bismillah...

Hari ini 6 April 2018 ketika saya mengetik artikel ini. Matahari sudah tenggelam. Langsung ketik artikel nggak pake lama.

Besok saya berada di Bandung InSyaa Allah, karena butuh silaturahim dan upgrade ilmu. Tepatnya di daerah Gegerkalong, markas besar Kampus Young Entrepreneur Academy yang punya website yea-indonesia.com.
Belajar apakah besok?
Sabtu - Ahad ini saya mau silaturahim dengan rekan-rekan pembelajar Affiliate Yubimall.com.
Apa itu Yubimall.com?
Intinya adalah marketplace khusus UKM. Detailnya silakan cek langsung dengan klik Yubimall.com. Biar nggak kebayang kemana-mana.
Lalu, affiliate itu apa, Mas?
Penjelasan gampangnya, affiliate ibarat makelar, tapi online. Kerjaannya menyebar link jualan biar closing.

Tak apa kalau mungkin kamu masih asing dengan istilah affiliate. Tapi prospek Affiliate di Indonesia semakin banyak. Terbukti munculnya banyak platform yang menyediakan pendaftaran affiliate, seperti Ratakan.com, lalu idaff.com, termasuk Yubimall.com yang menyokong laris manisnya produk UKM InSyaa Allah, dan masih banyak platform lain.

Hmm...

Tapi kalau membahas bisnis secara umum, siapa sih yang rela melakukan trial & error berbulan-bulan bahkan tahunan?

Siapa yang rela menghabiskan banyak budget untuk promosi tapi hasilnya nggak signifikan menaikkan penjualan?

Siapa pula yang ikhlas membiarkan waktunya habis untuk memulai usaha tanpa ilmu dan pengalaman?

Mendingan belajar dari mentor yang tepat, belajar dari pengalaman orang yang telah teruji di dunia wirausaha.
Siapa orangnya?
Contohnya Mas Jaya Setiabudi. Beliau sudah merasakan dunia wirausaha selama lebih dari 15 tahun. Bahkan beliau pula yang membangun Platform Toko Online Yukbisnis.com, Entrepreneur Camp, dan Kampus YEA. Beliau mendidik generasi pebisnis sedari muda. Beliau membangun mindset pengusaha yang melariskan produk dan jasa sesama UKM Indonesia. Istilah gaulnya: 'kentut dalam sarung'.

Nah, bicara tentang pebisnis muda, coba kita kenalan dengan Gazan Azka Ghafara. Ia pemilik bisnis Keripik Pisang Zanana.

Gazan ialah salah satu mentee Mas Jaya Setiabudi. Gazan termasuk anak muda yang tekun banget untuk urusan menggapai tujuannya. Nggak pake tapi, nggak pake nanti. Bahkan 7 Formula Buka Langsung Laris dipraktikkannya satu persatu hingga Zanana seperti sekarang ini.

Mau tahu sepak terjang Gazan yang telah diliput media? Sila klik:

- Gazan Azka Ghafara, Pemilik Usaha Zanana Chips: Sulap Modal Rp 1 Juta Jadi Omzet Ratusan Juta (Republika, November 2015)

- Gazan, Juragan Keripik Pisang yang Curi Perhatian (Kompas, November 2016)
Gazan, Juragan Keripik Pisang yang Curi Perhatian

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gazan, Juragan Keripik Pisang yang Curi Perhatian", https://edukasi.kompas.com/read/2016/11/21/18553001/gazan.juragan.keripik.pisang.yang.curi.perhatian.
Penulis : Latief
Gazan, Juragan Keripik Pisang yang Curi Perhatian

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gazan, Juragan Keripik Pisang yang Curi Perhatian", https://edukasi.kompas.com/read/2016/11/21/18553001/gazan.juragan.keripik.pisang.yang.curi.perhatian.
Penulis : Latief

Nah, kalau mau menyimak cerita Gazan secara langsung, tonton video rekaman bagaimana Gazan bertutur mengenai Tips Bisnis Buka Langsung Laris - Rahasia Booming Zanana.

Klik aja langsung:


Semoga bermanfaat.

Salam hangat dari Pekalongan,

Muhammad Nurul Hakim
www.hakimjasa.net